Apifah Delisa, mahasiswi dari Program Studi Perbandingan Mazhab, berhasil meraih posisi runner-up kedua dalam kontes Putri Hijabfluencer tingkat provinsi Jambi. Kontes yang diselenggarakan oleh Management Putri Hijabfluencer Indonesia ini menampilkan peserta-peserta berbakat dari kabupaten se-provinsi Jambi.
Apifah Delisa, dengan penuh semangat dan dedikasi, berhasil menarik perhatian para juri melalui gaya berhijab dan konten-konten informatif yang inspiratif di platform digital instagram. Keterampilannya dalam menyampaikan pesan-pesan positif melalui media sosial berhasil menarik perhatian, sehingga mengantarkannya meraih posisi sebagai runner-up kedua dari 20 peserta.
Ketua Program Studi Perbandingan Mazhab, Alhusni, M.H, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Apifah Delisa. “Kami sangat bangga dengan pencapaian Apifah dalam kontes Putri Hijabfluencer Provinsi Jambi. Keberhasilannya menjadi cermin dari dedikasi dan keterampilan yang dimiliki mahasiswa kami,” ujarnya.
Kontes Putri Hijabfluencer ini menjadi ajang perempuan berhijab untuk menunjukkan bakat, kreativitas, serta kepedulian terhadap isu-isu yang relevan dalam masyarakat. Apifah Delisa, dengan keberhasilannya, membuktikan bahwa mahasiswa tidak hanya berprestasi dalam bidang akademis tetapi juga mampu menonjolkan kualitas serta keunikan dalam ranah digital yang semakin berkembang.
“Kompetisi ini berguna memperkuat kontribusi positif generasi muda dalam memperluas cakrawala diluar pendidikan formal. Seleksi dilakukan dengan wawancara dan tertulis, selain itu juga dilihat dari jumlah like di media sosial,”jelas Ica sapaan Apifah Delisa.
Ica menambahkan, bahwa juara 1 sampai 3 memiliki kesempatan untuk melanjutkan kompetisi Putri Hijabfluencer di Jakarta pada bulan November 2023 nanti.
Kami semua dari Prodi Perbandingan Mazhab mengucapkan selamat atas pencapaian luar biasa Apifah Delisa dalam kontes ini dan berharap keberhasilannya dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk berkarya dan berkontribusi positif dalam berbagai bidang.